PAREPARE – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Tirta Karajae Kota Parepare kembali menyosialisasikan informasi penting ini kepada masyarakat. Untuk meningkatkan pemahaman pelanggan terkait batas tanggung jawab perbaikan instalasi air, Mereka menyampaikannya melalui akun media sosial resmi pada Kamis, (4/7).
Dalam unggahan tersebut, PAM menekankan pentingnya mengetahui pembagian kewenangan antara perusahaan dan pelanggan dalam urusan perbaikan jaringan air.
Sosialisasi PAM tirta Bantu Percepat Penanganan
Langkah sosialisasi ini menjadi bagian dari strategi pelayanan. PAM ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan warga Kota Parepare. Selain itu, mereka mendorong percepatan penanganan bila terjadi gangguan atau kerusakan instalasi air.
Manajemen PAM Tirta Karajae secara tegas menyatakan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas perbaikan sebelum meteran air pelanggan. Wilayah tanggung jawab itu meliputi jaringan pipa distribusi utama hingga sambungan ke rumah warga.
“Dengan memahami batas ini, penanganan bisa lebih cepat dan tepat,” tulis manajemen PAM Tirta Karajae dalam unggahan resminya.
Sebaliknya, jika kerusakan atau kebocoran muncul setelah meteran air, maka tanggung jawab berada di tangan pelanggan. Wilayah ini termasuk pipa dalam rumah, keran, dan perangkat lain yang berhubungan langsung dengan pemakaian air.
PAM berharap pelanggan memahami pembagian tanggung jawab ini. Bila pelanggan mengetahui batasannya, mereka bisa menyikapi gangguan teknis dengan langkah yang tepat. Pelanggan juga tidak perlu menunggu pihak yang tidak memiliki kewenangan untuk menangani masalah.
Selain itu, perusahaan mengimbau agar pelanggan segera melaporkan gangguan melalui layanan pengaduan resmi. Laporan yang cepat akan membantu tim teknis bertindak lebih efisien.
Manajemen menyatakan bahwa sosialisasi seperti ini akan terus berlanjut. Mereka akan memanfaatkan berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial, untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.
PAM Tirta Karajae meyakini bahwa kejelasan tanggung jawab dapat menjaga layanan air tetap optimal. Kolaborasi antara pelanggan dan perusahaan menjadi kunci untuk memastikan pasokan air bersih di Kota Parepare tetap andal dan berkelanjutan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk tidak hanya menyediakan air bersih, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga instalasi air di lingkungan masing-masing.





Komentar