Palopo – Pembobolan kos Palopo kembali meresahkan masyarakat. Seorang guru sekolah dasar berinisial NF (25) menjadi korban setelah kamar kosnya di Jl. Agatis, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, dibobol maling pada Sabtu (16/8/2025) dini hari.
Saat NF terbangun, pelaku langsung menutup mulutnya dan mengancam dengan pisau. “Saya disuruh diam atau dibunuh. Dia juga menyuruh buka pakaian, tapi saya menolak dan berteriak hingga pelaku panik lalu kabur,” ungkap NF dengan nada trauma.
Barang Berharga Hilang
Setelah pelaku kabur, NF baru menyadari bahwa handphone dan tabung gas miliknya ikut raib. Rekaman CCTV tetangga menunjukkan pelaku melarikan diri ke arah utara menuju Jl. Bakau, tempat rekannya sudah menunggu di motor.
Akibat kejadian itu, NF mengalami trauma berat. Keluarga akhirnya mengungsikan dia ke rumah kakaknya di Kelurahan To’ Bulung untuk pemulihan kondisi.
Polisi Turun Tangan Kasus pembobolan kos di Palopo
Kasat Reskrim Polres Palopo, IPTU Syahrir, menegaskan pihaknya segera menindaklanjuti laporan. “Personel kami sudah mengumpulkan petunjuk di lokasi kejadian untuk mengungkap identitas pelaku,” katanya.
Kasus pembobolan kos Palopo ini menambah panjang daftar kejahatan serupa di kota tersebut. Polisi berkomitmen mengusut tuntas agar pelaku cepat tertangkap.





Komentar