Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Peristiwa Sulsel

Mayat Ditemukan di Area Tower Palopo, Warga Desak Perusahaan Tingkatkan Keamanan

Palopo – Penemuan mayat di tower Palopo kembali memunculkan kekhawatiran warga terhadap lemahnya sistem pengamanan fasilitas telekomunikasi. Warga Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, menemukan jasad seorang pria tergeletak di sekitar area tower Indosat pada Minggu (13/7) sore. Kejadian ini sontak menghebohkan lingkungan sekitar.

Kasi Humas Polres Palopo, AKP Supriadi, mengonfirmasi temuan tersebut. Ia mengatakan bahwa warga menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa di dekat tower yang berdiri di wilayah Pepabri.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

“Sore tadi, warga Buntu Datu menemukan mayat di area tower Indosat. Kejadian itu langsung menggegerkan lingkungan sekitar,” ujar Supriadi kepada awak media.

Penemuan Mayat di Tower Palopo: Kronologi Kejadian Tragis

Polisi berhasil mengidentifikasi korban sebagai Vicky Pratama (32), warga Batu Walenrang, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo. Seorang saksi bernama Baktiar menyebutkan bahwa ia sempat melihat korban memanjat tower.

Beberapa saat kemudian, terdengar suara ledakan keras yang mengejutkan warga. Tak lama setelah itu, warga menemukan tubuh korban sudah tergeletak dalam kondisi mengenaskan di dekat tower.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

“Kami segera mengumpulkan keterangan dari para saksi, termasuk orang yang pertama kali menyaksikan kejadian,” jelas Supriadi.

Korban Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pintu Tower Ditemukan Tak Terkunci

Selain itu, keluarga korban menginformasikan bahwa Vicky memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Sebelumnya, ia pernah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sang ibu bahkan berencana membawa Vicky ke RSUD Batara Guru, Kabupaten Luwu, namun korban lebih dulu meninggalkan rumah secara diam-diam.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga korban masuk ke area tower melalui pintu pagar yang tidak terkunci. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa pengelola tower lalai dalam menjaga sistem keamanan.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

Korban Alami Cedera Serius, Keluarga Tolak Autopsi

Setelah mengevakuasi jenazah ke RS Sawerigading Palopo, tim medis menemukan sejumlah luka serius. Korban mengalami patah tulang di kedua lengan, paha, dan pipi, serta luka terbuka di bagian pinggang. Meski demikian, pihak keluarga memilih menolak proses autopsi.

Warga Soroti Keamanan Tower Usai Penemuan Mayat di Palopo

Penemuan mayat ini langsung mengundang reaksi warga. Mereka menilai bahwa kejadian tragis ini menunjukkan lemahnya sistem keamanan tower. Salah satu warga, Aldi, menyampaikan bahwa insiden ini bisa dicegah jika pihak perusahaan lebih serius mengelola keamanan fasilitas mereka.

“Pintu area tower seharusnya selalu terkunci. Kalau sistem keamanannya baik, tidak mungkin orang luar bisa masuk begitu saja,” tegas Aldi.

Karena itu, warga meminta perusahaan telekomunikasi untuk meningkatkan pengamanan area tower, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *