Bone – Penemuan mayat wanita tanpa identitas di Sungai Walanae menggegerkan warga Kabupaten Bone, Rabu pagi (9/7). Warga yang sedang beraktivitas di sekitar sungai tak menyangka akan melihat tubuh manusia mengambang di perairan yang melintasi Kelurahan Ujung Tanah, Kecamatan Cenrana.
Kejadian ini bermula ketika dua warga melintas menggunakan perahu kayu sekitar pukul 07.30 Wita. Dari kejauhan, mereka melihat benda mencurigakan yang mengambang di air. Setelah mendekat, keduanya memastikan bahwa itu adalah jasad perempuan. Mereka segera melapor ke aparat Polsek Cenrana.
Polisi bersama warga langsung menuju lokasi dan mengevakuasi jasad ke tepi sungai. Saat proses evakuasi, petugas melihat korban mengenakan pakaian hitam dan celana panjang berwarna biru. Kondisi tubuh sudah membengkak, terutama pada bagian wajah dan bibir. Polisi memperkirakan korban telah mengapung di sungai selama lebih dari 24 jam.
“Kami membawa jenazah ke Puskesmas Cenrana, lalu mengantarkannya ke RSUD Tenriawaru Watampone untuk proses visum,” kata Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muchtar, pada Rabu, (9/7).
Petugas belum mengetahui identitas korban. Mereka tidak menemukan kartu identitas maupun tanda pengenal di tubuhnya. Hingga sore hari, tidak ada satu pun warga yang melapor kehilangan anggota keluarga di wilayah Kecamatan Cenrana dan sekitarnya.
“Korban kemungkinan bukan warga setempat. Kami menduga dia berasal dari luar daerah, bisa jadi dari Kabupaten Wajo yang juga dilewati aliran Sungai Walanae,” jelas Rayendra.
Hingga malam, penyidik terus menghimpun informasi dan keterangan tambahan. Polisi menyisir sepanjang aliran sungai untuk mencari petunjuk lain yang dapat mengungkap asal-usul korban dan penyebab kematiannya.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga perempuan agar segera melapor ke kantor kepolisian. Identitas korban sangat penting untuk mengungkap kemungkinan adanya unsur pidana dalam kasus ini.





Komentar