Toraja Utara – Peredaran narkoba di Toraja Utara terus meresahkan masyarakat. Warga menilai aktivitas narkoba masih berlangsung secara terbuka dan belum mendapat penindakan tegas dari aparat. Kondisi ini mengancam masa depan generasi muda di daerah tersebut.
AS (50), orang tua korban penyalahgunaan narkoba, menyampaikan keresahannya secara langsung. Ia mencurigai keberadaan bandar narkoba yang sejak lama memasok barang haram di Kabupaten Toraja Utara. Karena itu, AS meminta kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja lebih serius dan terukur.
“Kami khawatir narkoba merusak anak-anak muda. Oleh sebab itu, saya meminta polisi dan BNN benar-benar memberantas jaringan narkoba sampai tuntas,” kata AS saat berbicara melalui sambungan telepon, Kamis, (15/1).
Warga menyebut dua terduga bandar itu berinisial SI dan UI. SI berasal dari Palopo, sedangkan UI merupakan warga Toraja Utara. Menurut warga, keduanya telah lama menjalankan bisnis narkoba dan membangun jaringan kuat di wilayah tersebut.
“Petugas pasti mengenal nama-nama ini karena mereka sudah lama beroperasi di Toraja,” ujar seorang warga.
Melihat kondisi itu, peredaran narkoba di Toraja Utara membutuhkan penanganan serius dan konsisten. Warga berharap aparat penegak hukum segera bertindak tegas agar peredaran narkoba tidak terus menghancurkan masa depan generasi muda.





Komentar