Maros — Seorang pria bernama Ridwan (35) nekat membakar rumah panggung miliknya di Desa Mangeloreng, Kabupaten Maros. Ia mengalami depresi berat setelah istri dan anaknya meninggalkannya. Aksi nekat ini berlangsung pada Kamis siang dan menghebohkan warga sekitar.
Api dengan cepat melalap bangunan rumah yang terbuat dari kayu. Angin kencang dan bahan bangunan yang mudah terbakar mempercepat penyebaran api. Warga langsung bereaksi, berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan empat unit mobil dan berhasil memadamkan api setelah 30 menit. Namun, rumah Ridwan sudah hangus total sebelum api berhasil dikendalikan.
Insiden ini menimbulkan kerugian materi lebih dari Rp100 juta. Rumah panggung milik Ridwan ludes terbakar tanpa menyisakan bagian yang bisa diselamatkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kapolsek Bantimurung, AKP Siswandi, langsung menangani kasus ini. Polisi sudah mengamankan Ridwan yang telah membakar rumah sendiri dan memeriksa kondisi psikologisnya secara menyeluruh. Tim penyidik terus mendalami motif dan kondisi mental Ridwan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Keluarga dan warga sekitar meminta pemerintah serta lembaga sosial untuk lebih memperhatikan kesehatan mental masyarakat. Kasus pria bakar rumah di Maros ini membuka mata banyak pihak tentang pentingnya dukungan terhadap individu yang menunjukkan gejala depresi, seperti menarik diri dari lingkungan, perubahan pola tidur, atau menunjukkan keinginan menyakiti diri sendiri.





Komentar