Bone — RSUD Regional La Mappapenning di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kembali menyedot perhatian publik. Masyarakat menyoroti keputusan manajemen yang mendadak memberhentikan dua dokter yang telah lama bertugas di rumah sakit tersebut.
Rumah sakit ini mulai beroperasi secara resmi pada 22 Agustus 2023 di bawah naungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, memberhentikan dua dokter kehilangan posisi mereka tanpa kejelasan dari pihak rumah sakit.
Seorang dokter yang bekerja bersama kedua dokter itu mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan tersebut. Ia menegaskan bahwa selama lebih dari dua dekade berkarier di dunia medis, ia belum pernah menyaksikan pemecatan sepihak tanpa alasan yang jelas.
“Selama lebih dari 20 tahun saya menjadi dokter, baru kali ini saya mendengar rekan sejawat diberhentikan secara sepihak tanpa kejelasan alasan,” ujarnya saat diwawancarai pada Kamis (5/8/2025).
Kedua dokter tersebut sebelumnya mengikuti proses rekrutmen resmi dan memilih pindah dari Makassar demi mengabdi di RSUD La Mappapenning. Mereka juga menunjukkan dedikasi tinggi dan menjadi andalan masyarakat dalam pelayanan kesehatan.
Beberapa pihak menduga manajemen rumah sakit menghadapi intervensi internal saat mengambil keputusan tersebut. Dugaan konflik kepentingan dan upaya mengganti tenaga dokter dengan pihak tertentu mulai mencuat dalam penelusuran awal.
Pihak manajemen RSUD La Mappapenning maupun Dewan Pengawas rumah sakit belum merespons permintaan klarifikasi. Masyarakat mendesak transparansi dan akuntabilitas dari seluruh pihak terkait demi menjaga kepercayaan terhadap layanan kesehatan.
Warga berharap manajemen rumah sakit menjalankan prinsip profesionalisme dan keterbukaan, sejalan dengan visi pelayanan publik yang selama ini digaungkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.





Komentar