Bulukumba – Maling membobol rumah warga Dusun Seka, Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Bulukumba, saat pemiliknya pergi ke kebun pada Kamis (17/7) sekitar pukul 12.30 WITA. Pelaku membawa kabur uang tunai Rp80 juta, Cahi menyimpan uang itu di dalam rumahnya.
Kepala Dusun Seka, Jusman, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku membobol rumah milik Cahi (50), yang saat itu pergi ke kebun bersama istri dan anaknya untuk memetik cengkeh.
“Kejadiannya terjadi sekitar pukul 12.30 siang. Pelaku merusak pintu belakang rumah korban terlebih dahulu, lalu masuk melalui pintu itu,” ujar Jusman.
Pelaku memanfaatkan kondisi rumah yang kosong untuk mengacak-acak isi rumah dan mencari barang berharga. Cahi kembali dari kebun pada sore hari dan melihat bahwa seseorang telah membobol rumahnya. Pelaku membongkar pintu rumah dan mencuri uang tunai sebesar Rp80 juta yang Cahi simpan.
Jusman menjelaskan bahwa pemerintah dusun dan desa terus mengingatkan warga agar warga tidak menyimpan uang dalam jumlah besar di rumah, terutama saat warga sering meninggalkan rumah.
“Saya selalu mengimbau warga lewat masjid dan saat bertemu langsung, supaya mereka tidak meninggalkan uang dan perhiasan di rumah kosong,” ujar Jusman, yang akrab disapa Juse.
Ia juga menyebutkan bahwa korban belum melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian hingga sore hari.
“Korban masih menunggu Bhabinkamtibmas datang ke lokasi. Setelah itu baru akan ke kantor polisi,” jelasnya.
Kepala Desa Bontonyeleng, Andi Mauragawali, turut membenarkan insiden tersebut. “Saya sudah menerima laporan dari kepala dusun Seka. Memang benar, maling membobol rumah salah satu warga saya tadi siang,” kata Opu, sapaan akrab Andi Mauragawali.
Hingga kini, aparat desa masih menunggu proses pelaporan resmi ke kepolisian. Pemerintah desa mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak menyimpan barang berharga di rumah saat mereka meninggalkannya dalam waktu lama.





Komentar