Gowa – Seorang siswa SMKN 1 Gowa mengacungkan jari tengah ke arah guru saat pelajaran berlangsung. Aksi tak sopan itu terjadi di kelas X AKL 3. Siswa berinisial RA melakukan tindakan tersebut ketika guru berinisial M sedang mengajar di depan kelas.
Salah satu teman RA merekam kejadian tersebut menggunakan kamera ponsel. Ia kemudian menyebarkan video itu ke media sosial hingga akhirnya viral dan menyulut kemarahan publik. Banyak siswa, guru, alumni, dan masyarakat langsung mengecam tindakan RA.
“Sebagai pelajar, hal tersebut tidak pantas. Saya juga merasa sedih karena Bapak sosok yang sangat baik saat mengajar dulu,” ujar salah satu alumni SMKN 1 Gowa.
Pada awalnya, pihak sekolah menjatuhkan sanksi ringan berupa Surat Peringatan (SP) 1 kepada RA. Namun, alumni dan warga sekolah mengkritik keputusan itu dan mendesak sekolah untuk mengambil langkah lebih tegas.
Kepala sekolah kemudian merespons desakan tersebut. Ia mengonfirmasi lewat chat WhatsApp bahwa pihaknya telah memanggil orang tua RA dan siswa yang merekam video. Setelah menyelesaikan proses klarifikasi, sekolah mengeluarkan kedua siswa dari SMKN 1 Gowa.
Keputusan ini menegaskan bahwa sekolah serius menjaga disiplin dan melindungi kehormatan guru.
Hingga saat ini, sekolah belum memberikan pernyataan resmi ke media. Namun, pesan yang tersebar mengenai keputusan kepala sekolah telah menjelaskan keputusan tersebut secara terbuka.
Siswa SMKN 1 Gowa yang mengacungkan jari tengah ke guru bukan hanya mencoreng etika pelajar, tetapi juga mencerminkan krisis moral yang harus segera ditangani. Kejadian ini memperkuat pentingnya pendidikan karakter dan pengawasan perilaku digital di lingkungan sekolah.





Komentar