Maros — Seorang pria lanjut usia berinisial HR (67), warga Kelurahan Adatongeng, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, ditemukan tewas mengapung di empang milik warga pada Minggu malam (15/6). Sebelumnya, korban dilaporkan hilang selama tiga hari oleh pihak keluarga.
Menurut informasi HR terakhir terlihat pada Kamis (12/6), sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh warga yang sedang melintas di sekitar empang yang tidak jauh dari kediamannya. Penemuan tersebut sontak menggegerkan warga sekitar.
Kapolsek Turikale, AKP Supriadi, membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa jenazah korban telah dievakuasi oleh tim gabungan dari Polsek Turikale dan BPBD Maros. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Keluarga korban sudah membuat laporan orang hilang sebelumnya. Saat ditemukan, kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kematian sebagai musibah,” jelas AKP Supriadi kepada wartawan, Minggu malam (15/6).
Meski keluarga menolak dilakukan autopsi, pihak kepolisian tetap mencatat kejadian ini sebagai bagian dari proses penyelidikan. Lokasi empang yang cukup sunyi dan tidak terpantau warga sekitar membuat proses pencarian sebelumnya berjalan cukup sulit.
Jenazah korban kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan pada hari itu juga. <spl>





Komentar