Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Kampus Pendidikan Peristiwa

UNM Tegas Tindak Pemalakan Maba PKKMB 2025

Potret saatterjadinya pemalakan di PKKMB UNM 2025. Foto: (Ibnu Qayyum/ngerti.id)

Makassar – Peristiwa pemalakan terhadap mahasiswa baru (maba) kembali mencuat dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Makassar (UNM) 2025, Senin (11/8/2025). Kejadian ini memicu perhatian serius dari pihak pimpinan kampus, yang berkomitmen memberikan sanksi tegas apabila terbukti ada pelanggaran.

Wakil Rektor III UNM, Arifin Manggau, merancang prosedur keamanan secara matang sebelum acara dan memerintahkan tim keamanan agar mengawasi seluruh area kegiatan serta menghentikan siapa pun yang mencoba merugikan mahasiswa.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

“Sebenarnya sudah diutarakan pada saat rapat, dimana tim keamanan ini bisa betul-betul meng-cover ruang-ruang itu,” jelas Arifin melalui sambungan telepon. Ia menambahkan bahwa meskipun mereka telah membahas sistem pengamanan, petugas di lapangan tetap bisa melakukan kelalaian.

“Mungkin ada keteledoran pengamanan di lapangan atau membludaknya mahasiswa baru, yang kemudian membuat kegiatan pemalakan tersebut tidak terdeteksi. Andaikan pengamanan melihat, pasti akan dianulir atau ditindaklanjuti,” tegasnya.

Tanggapan Rektor UNM

Sementara itu, Rektor UNM, Karta Jayadi, menegaskan bahwa pihak kampus tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan pemalakan maupun kekerasan terhadap mahasiswa baru. Ia memastikan bahwa universitas akan bertindak sesuai regulasi yang berlaku.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

“Jika ada bukti pemalakan atau kekerasan kepada maba, kita akan memberi sanksi sesuai peraturan akademik dan kemahasiswaan yang berlaku,” ujarnya melalui pesan singkat.

PKKMB UNM 2025 yang berlangsung di Menara Pinisi memang menjadi salah satu agenda besar tahunan kampus. Ribuan mahasiswa baru hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan akademik tersebut. Namun, kerumunan yang besar dan padat sering kali menjadi celah terjadinya tindakan tidak bertanggung jawab dari oknum yang memanfaatkan situasi.

Pihak universitas kini berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan PKKMB. Kampus mengimbau mahasiswa baru untuk waspada, saling menjaga, dan segera melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan yang merugikan. Kasus pemalakan di PKKMB UNM bukanlah yang pertama kali terjadi.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *