Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Sulsel

Bandara Arung Palakka Bangkit Lagi! Rp25 Miliar Digelontorkan Demi Wujudkan Mimpi Warga Bone

Foto Bandara Arung palakka

Bone — Upaya pengembangan Bandara Arung Palakka di Kabupaten Bone mulai menunjukkan kemajuan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk pembebasan lahan seluas 15 hektare guna mendukung operasional bandara yang berlokasi di Kelurahan Mappolo Ulaweng, Kecamatan Awangpone.

Hingga saat ini, operasional Bandara Arung Palakka masih belum terealisasi. Namun, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Arung Palakka, Andi Indar Gunawan, menyatakan pihaknya kini fokus pada proses perluasan lahan dan landasan pacu bandara. “Kami masih menunggu keputusan dari Pak Gubernur. Tapi dari rapat terakhir di kantor Gubernur (9 Juni), telah ada lampu hijau untuk perluasan. Sekarang kami membutuhkan dukungan dari Pemkab Bone,” jelasnya.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

Perluasan Bandara Arung Palakka mencakup penambahan panjang landasan pacu sekitar 1.100 meter dari panjang eksisting yang saat ini berukuran 1.400 meter. Selain itu, lahan yang akan dibebaskan memiliki lebar sekitar 45 meter dan terletak ke arah timur dari lokasi bandara yang ada sekarang. Seluruh anggaran untuk pembebasan lahan tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui skema Bantuan Keuangan Provinsi (BK Provinsi).

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyambut positif rencana ini. Ia menyatakan bahwa pembebasan lahan telah lama dirancang namun sempat tertunda karena kendala dana.”Tahun lalu, dana yang disiapkan hanya Rp7,5 miliar dan tidak terealisasi. Sekarang, anggaran naik menjadi Rp25 miliar dan kami siap bantu komunikasi ke masyarakat,” ungkapnya, pada Minggu (15/6).

Andi Akmal berharap, perluasan ini dapat membuka rute penerbangan langsung ke Jakarta dan Surabaya, serta membuka kemungkinan pemberangkatan haji langsung dari Bone tanpa harus transit di Makassar. Pengembangan Bandara Arung Palakka diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi regional, serta mempermudah akses transportasi udara bagi masyarakat Bone dan sekitarnya.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Pihak UPBU juga memastikan bahwa peningkatan fasilitas akan disesuaikan dengan target operasional pesawat berbadan besar seperti Boeing. “Tentunya dari sisi fasilitas harus mendukung operasional pesawat besar, dan itu sudah menjadi arahan dari pihak provinsi,” tutup Andi Indar. <spl>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *