Palopo – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 H, Pemerintah Kota Palopo menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Gaspa, Rabu (4/6). Kegiatan ini disambut antusias oleh ratusan warga yang memadati lokasi sejak pagi demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Pasar murah tersebut menyediakan sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, hingga cabai. Berdasarkan pantauan langsung media, beras sebanyak 500 kilogram yang disuplai oleh Bulog Palopo langsung ludes hanya dalam waktu 30 menit. Sementara itu, 600 liter minyak goreng dalam kemasan bantal pun habis dalam waktu kurang dari satu jam.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Palopo, Andi Enceng, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat mengakses bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. “Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan jelang Idul Adha,” ujarnya.
Menurut Enceng, harga pangan dalam kegiatan GPM ini bisa lebih murah hingga Rp 5.000 per item dibanding harga pasar berkat dukungan subsidi dari Pemerintah Kota Palopo dan Badan Pangan Nasional.
Pemkot Palopo juga berencana menggelar kembali GPM setelah Idul Adha sebagai bagian dari strategi jangka pendek menekan inflasi pangan di daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Palopo, Nurlaeli, menuturkan bahwa harga-harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Palopo relatif stabil. “Harga cabai mengalami penurunan, sedangkan ayam broiler sedikit mengalami kenaikan. Secara umum masih terkendali,” jelasnya. <spl>





Komentar