Close sidebar
Advertisement Advertisement
Ekonomi Nasional

Diskon Tarif Listrik 50 Persen Kembali Berlaku Juni 2025, Ini Syaratnya

Meteran listrik pasca bayar

Nasional — Kabar baik kembali datang dari pemerintah bagi jutaan masyarakat Indonesia. Mulai bulan Juni hingga Juli 2025, pemerintah akan kembali memberlakukan potongan tarif listrik sebesar 50 persen untuk pelanggan rumah tangga dengan daya hingga 2.200 VA. Kebijakan ini merupakan bagian dari paket insentif ekonomi yang bertujuan meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas daya beli di tengah kenaikan harga dan pajak.

“Diskon ini akan menyasar sekitar 79,3 juta pelanggan rumah tangga di seluruh Indonesia. Kami harap langkah ini dapat membantu masyarakat mengatasi tekanan ekonomi, terutama setelah pemberlakuan PPN 12 persen sejak awal tahun,” ujar perwakilan Kementerian ESDM dalam keterangan resminya.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

Mekanisme pemberian diskon akan mengikuti skema yang sama seperti program sebelumnya di awal tahun 2025. Untuk pelanggan pascabayar, potongan tarif akan langsung diterapkan saat pembayaran tagihan bulanan. Sementara itu, bagi pelanggan prabayar, diskon otomatis diberikan saat pembelian token listrik, baik melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal pembayaran resmi lainnya.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi global dan domestik. Tak hanya meringankan beban pengeluaran rumah tangga, diskon ini juga diharapkan mampu mendorong pemulihan ekonomi nasional dengan meningkatkan konsumsi masyarakat.

Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari berbagai pihak. Sejumlah ekonom menyebut insentif ini sebagai langkah strategis dalam menjaga daya beli rumah tangga, terutama di segmen kelas menengah ke bawah yang terdampak langsung oleh fluktuasi harga bahan pokok dan biaya hidup lainnya.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Masyarakat diimbau untuk memastikan pembayaran tagihan atau pembelian token dilakukan selama periode Juni hingga Juli 2025 agar dapat menikmati manfaat dari program ini. PLN sendiri menyatakan telah siap secara sistem untuk mendistribusikan diskon sesuai arahan pemerintah.

Dengan kembalinya program ini, pemerintah berharap bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial berbasis subsidi langsung kepada masyarakat. <mtr>

Viral Pegawai Bapas Makassar Protes Mobil Digembok Dishub

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *