Jakarta – Nama Komisaris Jenderal Polisi Prof. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho kembali mencuat dalam perbincangan publik setelah disebut-sebut masuk dalam bursa calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) tahun 2025. Saat ini, jenderal polisi bintang tiga itu mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sebuah posisi strategis yang ia duduki sejak akhir 2023.
Pelantikan Rudy sebagai Sekjen KKP berlangsung pada 11 Desember 2023, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 170/TPA Tahun 2023. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono secara langsung melantik Rudy di Gedung Mina Bahari III, Jakarta. Dalam siaran pers KKP, Trenggono menekankan pentingnya dedikasi, loyalitas, dan integritas dari pejabat yang baru dilantik dalam mendukung program kerja kementerian. “Saya minta kepada saudara yang baru saja dilantik untuk segera beradaptasi dan menunjukkan integritas, loyalitas, dedikasi, serta komitmen dalam mengemban tugas,” ujar Trenggono sebagaimana dikutip dari laman resmi KKP.
Sebelum dipercaya sebagai birokrat, Rudy Heriyanto dikenal sebagai perwira tinggi Polri yang aktif juga di bidang akademik. Ia meraih gelar Guru Besar Tetap di Fakultas Hukum Universitas Lampung pada 24 Februari 2022 dengan bidang keilmuan Ilmu Mediasi Kepolisian. Informasi mengenai pengukuhan tersebut tertuang secara resmi dalam dokumen akademik Unila dan disampaikan kepada publik melalui situs resminya.
Karier Rudy di kepolisian mencakup berbagai jabatan penting, antara lain:
- Kapolres Cimahi (2010)
- Kapolres Metro Jakarta Barat (2015–2016)
- Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya
- Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri
- Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri
- Kepala Divisi Hukum Polri
- Kepala Kepolisian Daerah Banten (2020–2023)
Selain menjabat di berbagai posisi strategis, Rudy juga dikenal aktif menulis dan menyampaikan gagasan melalui buku serta jurnal ilmiah, khususnya di bidang hukum, restorative justice, dan kepolisian modern.
Meskipun belum ada pengumuman resmi dari Presiden maupun Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti), nama Rudy mulai disebut dalam diskusi publik sebagai salah satu kandidat kuat Kapolri berikutnya. Hal ini merujuk pada ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menyatakan bahwa calon Kapolri diusulkan oleh Presiden dan disetujui DPR melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Menanggapi dinamika ini, Juru Bicara Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Irjen (Purn) Poengky Indarti, mengatakan bahwa hingga kini proses seleksi masih berjalan sesuai prosedur yang berlaku. “Kami belum bisa menyebut nama, tapi secara prosedural, semua bintang tiga aktif yang memenuhi syarat tentu bisa dipertimbangkan dalam seleksi internal,” ujar Poengky kepada Kompas pada 29 Mei 2025.
Sosok Rudy Heriyanto menonjol karena latar belakangnya yang lengkap sebagai penegak hukum, akademisi, dan kini pejabat sipil. Meski belum ada keputusan final mengenai suksesi Kapolri, posisi dan rekam jejaknya menjadikan Rudy salah satu nama yang patut diperhitungkan dalam dinamika kepemimpinan Polri ke depan. <spl>





Komentar