Makassar — Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam memajukan sektor olahraga tidak hanya sebagai pencetak prestasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam menghadapi persoalan sosial. Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat membuka Rapat Kerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar tahun 2025.
Dalam sambutannya, Munafri menggarisbawahi bahwa peran olahraga sudah saatnya diperluas. Ia menyebut, di tengah tantangan sosial seperti kenakalan remaja, tingginya angka pengangguran, hingga lemahnya solidaritas sosial, olahraga mampu menjadi medium yang efektif untuk membangun disiplin, semangat, serta karakter positif di tengah masyarakat.
“Olahraga hari ini bukan hanya untuk mengejar medali. Kita ingin menjadikannya solusi nyata atas berbagai persoalan sosial yang kita hadapi sehari-hari. Baik itu masalah kenakalan remaja, narkoba, sampai lemahnya semangat kebersamaan di lingkungan masyarakat,” kata Munafri di hadapan jajaran KONI, perwakilan cabang olahraga, serta stakeholder lainnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi KONI dan para insan olahraga di Makassar yang selama ini telah bekerja keras dalam membina atlet dan mengembangkan kegiatan olahraga secara inklusif. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara pemerintah dan KONI harus terus diperkuat, terlebih dalam mewujudkan visi Makassar sebagai kota yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
“Melalui forum raker ini, saya harap KONI dapat menyusun program kerja yang tidak hanya terfokus pada kompetisi dan pembinaan atlet, tapi juga menyasar kampung-kampung, sekolah-sekolah, dan komunitas sebagai pusat aktivitas olahraga rakyat,” imbuhnya.
Rapat kerja KONI Makassar tahun ini mengangkat tema peningkatan peran olahraga dalam pembangunan karakter dan sosial masyarakat. Dalam agenda tersebut, dibahas berbagai strategi baru untuk memperluas jangkauan olahraga hingga ke level akar rumput, termasuk wacana integrasi program olahraga dengan sektor pendidikan dan sosial.
Ketua KONI Makassar, Ismail dalam sambutannya juga menekankan perlunya dukungan anggaran dan infrastruktur yang memadai untuk menunjang geliat olahraga di kota ini. Ia menyoroti pentingnya revitalisasi fasilitas olahraga dan pelatihan pelatih lokal agar pembinaan atlet dapat berjalan optimal.
Dengan dibukanya raker ini, Pemerintah Kota Makassar berharap olahraga tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, melainkan menjadi alat pemersatu dan penguat kohesi sosial di tengah masyarakat urban yang majemuk. <mtr>





Komentar