Maros – Seorang remaja berusia 15 tahun berinisial WY ditemukan meninggal dunia di Sungai Maros pada Jumat (6/6), setelah sebelumnya dilaporkan hilang pada Rabu malam (4/6). WY diduga melompat dari Jembatan Mamminasata, yang menghubungkan wilayah penting di Kabupaten Maros.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Makassar, BPBD Kabupaten Maros, serta relawan potensi SAR lainnya, melakukan pencarian intensif selama dua hari. Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah jasad korban ditemukan mengambang sekitar 500 meter dari lokasi awal WY diduga melompat ke sungai.
“Alhamdulillah hari ini kita menemukan korban dengan jarak dari lokasi kejadian sekitar 500 meter arah barat,” kata Dadan Tarkas, anggota Basarnas Makassar, saat memberikan keterangan kepada awak media pada Jumat (6/6).
Sejak laporan kehilangan diterima pada Rabu malam, pihak keluarga menyampaikan kecurigaan bahwa WY sengaja melompat dari jembatan. Namun aparat kepolisian sempat membuka kemungkinan bahwa remaja tersebut hanya meninggalkan rumah tanpa izin.
“Dilakukan pencarian terkait laporan dari keluarganya. Jangan sampai remaja itu hanya kabur meninggalkan rumah atau memang benar melompat ke sungai itu,” ujar Kasubsi Penmas Polres Maros, Ipda Marwan Afriady, pada Kamis (5/6).
Setelah berhasil ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Suasana duka menyelimuti kedatangan jenazah WY, yang disambut dengan isak tangis keluarga dan warga sekitar.
Tragedi di Sungai Maros ini menjadi peringatan akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental remaja, serta pengawasan lingkungan sekitar area rawan seperti jembatan dan aliran sungai. <spl>





Komentar