Jakarta – El Rumi menang TKO Jefri Nichol hanya dalam 38 detik pada ronde pertama pertandingan tinju di Jakarta. Laga yang dijadwalkan lima ronde itu langsung memanas sejak awal, saat El Rumi menyerang agresif dan membuat Jefri kesulitan bertahan.
Begitu bel dibunyikan, El Rumi langsung menyerang agresif dan menekan lawannya. Serangan cepat membuat Jefri kesulitan bertahan. Wasit memutuskan menghentikan pertandingan setelah melihat Jefri cedera bahu kanan.
Tim medis menyatakan Jefri mengalami dislokasi bahu kanan di pertengahan ronde pertama. Dislokasi bahu terjadi ketika tulang lengan atas (humerus) keluar dari soket sendi bahu (skapula), menimbulkan nyeri hebat serta membatasi gerakan lengan.
Dokter ring memberi rekomendasi kepada wasit untuk menghentikan laga setelah menilai kondisi Jefri tidak memungkinkan melanjutkan pertarungan. Dalam tinju, kemenangan TKO terjadi ketika lawan tidak mampu melanjutkan pertandingan akibat cedera atau risiko medis.
Ibunda El Rumi, Maia Estianty, merasa bersyukur sekaligus lega. “Alhamdulillah, bersyukur karena El juga maunya ini yang terakhir. Sudah ya, terakhir,” ujar Maia di Jakarta Convention Center, Senayan, Sabtu (9/8/2025) malam.
Kekasih El Rumi, Syifa Hadju, juga mengucapkan rasa syukur. “Alhamdulillah. Tapi siapa pun perempuan yang sayang sama El pasti berat hati kalau melihat pertandingan tinju,” kata Syifa yang berdiri di samping Maia.
Keluarga dan sahabat ikut menyaksikan langsung pertandingan tersebut. Ayah El Rumi, Ahmad Dhani, hadir untuk memberi dukungan.
Kemenangan ini membuat El Rumi menang TKO Jefri Nichol sekaligus menorehkan prestasi impresif, serta mengisyaratkan bahwa duel tersebut kemungkinan menjadi pertandingan tinju terakhirnya.





Komentar