Makassar — Tagline #JagaMakassarTa’ kini ramai beredar di Kota Makassar. Berangkat dari semangat itu, DPD KNPI Kota Makassar bersama Pemerintah Kota Makassar menggelar doa bersama untuk menjaga persatuan kota.
DPD KNPI Kota Makassar menginisiasi kegiatan ini di Lapangan Karebosi. Wali Kota Makassar, Wakil Wali Kota, Forkopimda, tokoh lintas agama, pemuda, dan masyarakat turut hadir.
Acara doa bersama ini menjadi ikhtiar KNPI untuk merawat kebersamaan sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ketua Umum DPD KNPI Kota Makassar, Baso Muhammad Ikram, menegaskan pentingnya silaturahmi antara pejabat pemerintah dan masyarakat demi membangun kehidupan yang sejahtera.
“Dalam kesempatan ini saya mengajak seluruh pejabat untuk memuliakan masyarakat. Dekatlah dengan rakyat, jaga tutur kata, dan jangan pernah menyakiti hati mereka,” ujar Baso, Selasa (2/9/2025).
Baso menilai ta’aruf dengan lapisan masyarakat serta dukungan semua pihak menjadi syarat mutlak agar pembangunan berjalan lancar. Ia menekankan pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa melibatkan masyarakat.
“Semakin dekat pejabat dengan masyarakat, semakin mudah mereka menerima saran dan masukan terkait program pembangunan. Dengan begitu, kita dapat menyatukan visi, misi, dan persepsi untuk bersama-sama membangun Kota Makassar,” jelasnya.
Ia juga menyinggung sejarah kerusuhan yang pernah melanda, termasuk peristiwa Mei 1998, sebagai pelajaran berharga agar masyarakat tidak terprovokasi oleh kelompok yang hanya memicu kerusuhan dan penjarahan.
Baso lalu memberikan pesan khusus kepada pemuda dan aktivis. Ia mengingatkan agar mereka selalu mengedepankan intelektualitas dalam menjaga Kota Makassar serta tidak menjadikan demonstrasi sebagai alasan perpecahan.
“Menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak setiap warga negara. Namun lakukan dengan cara yang damai, bukan dengan kekerasan,” tegasnya.
Ia menutup dengan ajakan moral untuk mengedepankan cara-cara mulia dalam berjuang.
“Jika ingin berdemo untuk meneguhkan kebenaran, lakukan tanpa kekerasan. Ingat, kebenaran lebih kuat dari kebohongan, cinta lebih kuat dari benci, dan damai lebih kuat dari perang,” tutupnya.





Komentar