Kanada – Pemerintah Kanada mengumumkan keadaan darurat nasional setelah bencana alam besar mengakibatkan ribuan warga terpaksa mengungsi dari rumah mereka. Keadaan darurat ini ditetapkan setelah kebakaran hutan yang semakin meluas dan cuaca ekstrem mengancam keselamatan penduduk di beberapa wilayah, terutama di provinsi Alberta.
Dalam konferensi pers pada Jumat pagi (30/5/2025), Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengonfirmasi bahwa ribuan warga di Alberta dan provinsi sekitarnya telah dievakuasi akibat kebakaran yang tidak terkendali.
“Kami menghadapi situasi yang sangat serius. Kebakaran hutan ini telah mengancam banyak komunitas, dan kami telah mengerahkan semua sumber daya yang diperlukan untuk memastikan keselamatan warga,” kata Trudeau.
Kebakaran hutan yang dipicu oleh cuaca panas yang ekstrem dan angin kencang ini telah melanda berbagai wilayah, dengan api menyebar cepat dan mengancam pemukiman serta fasilitas penting. Pemerintah Kanada telah meminta bantuan dari tim pemadam kebakaran, baik lokal maupun internasional, untuk memadamkan api yang terus berkembang.
“Keadaan darurat ini memungkinkan kami untuk lebih fleksibel dalam mengerahkan bantuan, baik dalam bentuk personel maupun peralatan, untuk meminimalkan dampak dari bencana ini,” tambah Trudeau.
Pemerintah juga telah menyediakan tempat penampungan sementara bagi para pengungsi dan mempercepat distribusi bantuan kebutuhan pokok. Otoritas setempat juga mengimbau agar warga yang berada di area terdampak tetap mengikuti instruksi evakuasi dan menjauh dari lokasi berbahaya.
Selain kebakaran hutan, cuaca ekstrem seperti suhu tinggi dan angin kencang diperkirakan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan, yang meningkatkan risiko terjadinya lebih banyak kebakaran di beberapa wilayah lain. Pemerintah Kanada bekerja sama dengan badan-badan internasional untuk mengatasi situasi ini secepat mungkin. <spl>





Komentar