Jeneponto – Peristiwa kebakaran kembali menggemparkan warga Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Satu unit rumah milik pasangan suami istri di Lingkungan Boyong, Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea, hangus terbakar pada Rabu (10/9/2025) sekitar pukul 01.20 Wita.
Dalam musibah ini, seorang penghuni rumah bernama Sitti Dg Sungguh (62) mengalami luka bakar di tangan, kaki, serta punggung. Saat kejadian, kondisi kesehatan Sitti yang sedang sakit membuatnya kesulitan menyelamatkan diri. Ia hanya mampu berteriak dan membangunkan suaminya, Jalaluddin Dg Maung (63), yang langsung berusaha mencari pertolongan.
Kapolsek Tamalatea, AKP Suardi, mengungkapkan bahwa Sitti mengalami luka melepuh akibat tidak sempat menghindar dari kobaran api. “Istri korban mengalami luka melepuh di tangan dan kakinya. Ia tak sempat menyelamatkan diri karena sedang sakit stroke,” jelasnya.
Kebakaran Rumah dan Upaya Pemadaman
Warga sekitar yang mendengar teriakan segera berdatangan membantu. Mereka berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu mobil pemadam kebakaran. Sekitar pukul 01.40 Wita, tiga unit armada pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan. Api baru berhasil terkendali sekitar pukul 02.30 Wita setelah menghanguskan seluruh bangunan rumah dan dua unit sepeda motor.
Suardi menambahkan, kerugian materi akibat peristiwa ini mencapai Rp200 juta. Penyelidikan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran. Instalasi listrik di rumah korban terlihat sudah tua dan tidak tahan panas. “Kami imbau masyarakat lebih waspada, terutama dalam memeriksa instalasi listrik yang sudah lama,” tegasnya.
Sementara itu, korban Sitti dilarikan ke RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto untuk mendapatkan penanganan medis. Kepala Instalasi Gawat Darurat rumah sakit tersebut, Akhriani Yahya, menyampaikan bahwa korban dipindahkan ke ruang perawatan bedah pada pukul 12.30 Wita. Kondisinya saat ini dinyatakan stabil meskipun masih membutuhkan perawatan intensif.
Musibah kebakaran di Jeneponto ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memastikan keamanan rumah, terutama pada instalasi listrik yang sudah berusia lama. Kewaspadaan dini dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran yang bisa menelan kerugian besar dan membahayakan nyawa.





Komentar