Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Sulsel

Optimalisasi Lahan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Berbasis IoT

Potret saat Ummiati Rahmah memberikan penjelasan

Makassar – Universitas Negeri Makassar memperkuat peran sebagai agen perubahan melalui program PKM inovatif yang mendapat dukungan penuh dari Hibah DPPM 2025. Salah satu kegiatan unggulan ialah PKM bertema optimalisasi pekarangan untuk budidaya sayuran dan ikan berbasis IoT demi kemandirian ketahanan pangan. Program ini hadir sebagai solusi nyata atas tantangan keterbatasan lahan produktif serta menurunnya kemandirian pangan rumah tangga.

Tim pengabdi yang terdiri atas Dr. Ummiati Rahmah S.Pd., MT., Nur Azizah Eka Budiarti S.Kom., M.Kom., dan Dr. Mahmud Mustapa, M.Pd. menjalankan seluruh rangkaian kegiatan pada RT 01/RW 08 BTN Pao-pao Indah, Kelurahan Paccinongang selama dua bulan. Melalui pendekatan terpadu, masyarakat memperoleh pendampingan budidaya sayuran dan ikan dalam satu sistem terintegrasi berbasis Internet of Things (IoT). Teknologi ini memantau suhu, kelembaban, dan kualitas air secara real time melalui sensor terhubung aplikasi digital sehingga budidaya lebih efisien.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Optimalisasi Pekarangan dengan Sistem Aquaponik

Sistem aquaponik memberi solusi pemanfaatan lahan terbatas sekaligus menghadirkan dua hasil panen berupa ikan dan sayuran. Teknologi ini menekan penggunaan air hingga 90 persen bila perbandingannya metode pertanian konvensional serta meminimalkan ketergantungan terhadap pupuk kimia. Proses pemeliharaan jauh lebih mudah karena tanaman tidak perlu penyiangan atau penyiraman rutin. Selain itu, sistem ini mampu menghasilkan produk organik dan menjaga kualitas lingkungan melalui pengurangan limbah air.

Kegiatan PKM mencakup survei potensi lahan, pelatihan pembuatan bibit, pembuatan media tanam dan kolam ikan, proses pembibitan, penebaran bibit ikan nila, hingga pembuatan serta pemasangan aplikasi IoT. Setiap rangkaian dengan metode berbasis pendampingan langsung agar masyarakat mampu menguasai teknik budidaya secara mandiri. Program ini juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan berbasis teknologi.

Dukungan penuh dari pemerintah kelurahan sejalan dengan visi Paccinongang untuk menciptakan lingkungan bersih, sehat, aman, serta membangun keluarga sejahtera. Salah satu misi kelurahan ialah mengembangkan potensi ekonomi masyarakat melalui pelatihan yang relevan. Pertumbuhan jumlah penduduk serta peningkatan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut menjadikan program PKM ini sangat strategis sebagai upaya memperluas diversifikasi pangan skala rumah tangga.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Lahan pekarangan memiliki potensi besar sebagai sumber pangan keluarga ketika dimanfaatkan secara optimal. Budidaya sayuran berbasis rumah tangga mampu menambah pendapatan sekaligus mengurangi ketergantungan pasar. Integrasi akuaponik dan IoT menawarkan model pertanian masa depan yang hemat ruang, hemat air, serta mudah diterapkan di lingkungan urban. Program PKM ini memberi contoh bagaimana inovasi teknologi dapat memperkuat kemandirian pangan masyarakat.

Terima kasih kepada Program PKM Hibah Dana DPPM 2025 dan LP2M UNM yang telah memberi fasilitas penuh sehingga kegiatan pengabdian dapat berjalan optimal. Semoga program ini menjadi model berkelanjutan bagi masyarakat serta memperkuat implementasi Tridarma Perguruan Tinggi.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Komentar

  1. Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

  2. Registrera dig berkata:

    Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me. https://accounts.binance.info/ar-BH/register-person?ref=S5H7X3LP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *