Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Peristiwa

Pemkab Sinjai Pulangkan Warga Terlantar ke Jember

Sinjai – Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Sinjai kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan sosial dengan memulangkan Supriadi, warga terlantar asal Kabupaten Jember, Jawa Timur. Proses pemulangan berlangsung Kamis (28/8/2025), di fasilitasi Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kementerian Sosial RI Wilayah V Makassar.

Kepala Dinas Sosial Sinjai, A. Muhammad Idnan, menuturkan bahwa kasus ini berawal dari Dinas sosial Lumajang. “Saat ini telah berlangsung penelusuran, Supriadi ternyata memiliki alamat asal Sinjai di KTP. Namun, keluarganya sudah lama menetap di Jember sehingga kami harus melakukan koordinasi lintas provinsi,” jelas Idnan.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

Proses Pemulangan Warga Terlantar

Supriadi sempat tiba lebih dulu di Sinjai pada Jumat, 22 Agustus 2025, pukul 17.00 WITA, setelah di fasilitasi Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan menggunakan kendaraan umum. Setibanya di Sinjai, ia langsung menjalani asesmen dan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Balangnipa. “Kondisi beliau kurang sehat, sehingga perlu perawatan inap satu hari sebelum bisa kami tangani lebih lanjut,” ujar Idnan.

Penelusuran keluarga kemudian di lakukan secara intensif. Dari keterangan mantan istrinya, telah terlihat bersama keluarga besar Supriadi berada di Kabupaten Jember. Melalui koordinasi bersama pekerja sosial (peksos) Dinas Sosial Jember, adik kandung Supriadi bernama Ryanto berhasil tertemukan. “Kami sekeluarga sangat bersyukur Supriadi bisa kembali. Sudah lama kami kehilangan kontak dengannya, dan akhirnya bisa berkumpul lagi,” kata Ryanto.

Dinsos Sinjai juga melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mengurus perpindahan administrasi kependudukan Supriadi ke Jember. Dengan kepastian tersebut, ia diharapkan dapat memulai kehidupan baru bersama keluarganya.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Kepulangan Supriadi tidak hanya menjadi kabar gembira bagi keluarganya, tetapi juga menjadi bukti bahwa sinergi antarinstansi mampu menyelesaikan permasalahan sosial. “Kasus ini membuktikan bahwa kerja sama lintas daerah sangat penting agar tidak ada warga yang terabaikan,” tegas Idnan.

Momentum ini menunjukkan peran pemerintah daerah yang bukan sekadar memberikan pelayanan administratif, tetapi juga menjamin hak-hak dasar warganya. Kolaborasi nyata ini diharapkan terus berlanjut agar setiap warga negara tetap terlindungi dan mendapatkan kesempatan kembali ke pangkuan keluarga.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *