Jambi – Sebuah video yang memperlihatkan perjuangan empat guru perempuan di Kabupaten Merangin, Jambi, menyeberangi jembatan gantung yang rusak demi mengajar, menjadi viral di media sosial. Dalam video berdurasi 63 detik yang diunggah oleh akun Instagram @rinidiansukma, terlihat para guru tersebut bertaruh nyawa dengan melewati seutas tali di sisi jembatan yang lantainya telah dibongkar untuk perbaikan.
Jembatan tersebut terletak di Desa Limbur Merangin, Kecamatan Pamenang Barat, dan menghubungkan ke Desa Simpang Limbur, tempat SDN 117 berada. Menurut Rini, pemilik akun Instagram yang mengunggah video tersebut, jembatan sedang dalam proses perbaikan.
“Perjuangan ibu guru menuju sekolah, melewati jembatan rusak yang sedang perbaikan. Semoga bisa dibangun jembatan permanen biar nggak rusak terus jembatan gantungnya,” tulisnya pada caption postingan tersebut,dikutip pada Jumat (16/5/2025)
Pj Kepala Desa Limbur Merangin, Sargawi, menjelaskan bahwa kondisi jembatan memang rusak dan perbaikannya menggunakan dana desa. Selama perbaikan, proses belajar mengajar dipindahkan ke gedung madrasah di Desa Limbur Merangin untuk mengurangi risiko bagi siswa.
“Saat guru melintas, itu merupakan hari pertama perbaikan jembatan setelah tali selingnya putus,” ujarnya.
Meskipun pihak desa telah menyediakan perahu sebagai alat transportasi sementara, pada saat kejadian dalam video, perahu tersebut tidak tersedia karena pemiliknya belum tiba di lokasi. Akibatnya, para guru terpaksa menyeberangi jembatan yang sedang dalam perbaikan tersebut.
Peristiwa ini menyoroti tantangan infrastruktur yang dihadapi oleh para pendidik di daerah terpencil dan mengundang perhatian publik terhadap pentingnya perbaikan fasilitas umum demi keselamatan dan kelancaran proses pendidikan. <spl>





Komentar