Semarang, 2 Mei 2025 — PSIS Semarang sedang menghadapi tantangan berat di Liga 1 musim ini. Dengan posisi yang kurang menguntungkan di klasemen sementara, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar bertekad untuk bangkit dan keluar dari zona degradasi.
Posisi Kritis di Klasemen
Saat ini, PSIS berada di peringkat ke-16 dengan raihan 24 poin dari 27 pertandingan. Mereka mencatatkan enam kemenangan, enam hasil imbang, dan 15 kekalahan. Posisi ini sangat rawan karena hanya unggul tipis dari tim-tim di bawahnya seperti Persis Solo dan Semen Padang yang masing-masing mengoleksi 22 poin.
Semangat Juang Tak Padam
Meskipun berada dalam situasi sulit, semangat juang para pemain PSIS tetap tinggi. Pemain senior, Septian David Maulana, menyatakan bahwa timnya harus segera bangkit dan memanfaatkan setiap peluang untuk meraih poin penuh. “Saya berharap rekan-rekan semua bisa memotivasi diri untuk bisa membantu tim agar keluar dari jurang degradasi,” ujar Septian.
Laga Krusial di Depan Mata
PSIS akan menghadapi laga penting melawan Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Bali, pada Kamis (1/5) malam. Caretaker PSIS, Muhamad Ridwan, menyatakan bahwa timnya telah mempersiapkan diri dengan baik meskipun beberapa pemain pilar seperti Boubakary Diarra dan Alfeandra Dewangga kemungkinan absen karena masalah kebugaran.
Dukungan Suporter Diperlukan
Dalam situasi seperti ini, dukungan dari suporter sangat berarti bagi tim. Para penggemar diharapkan terus memberikan semangat agar PSIS dapat tampil maksimal dan meraih hasil positif di sisa pertandingan musim ini.
Dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan penuh dari suporter, PSIS Semarang berharap dapat keluar dari zona degradasi dan tetap bertahan di Liga 1 musim depan.





Komentar