Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Sulsel

Takalar Dorong Swasembada Pangan Lewat Sosialisasi Pupuk 2025

Ilustrasi

Takalar – Pemerintah Kabupaten Takalar kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan Sosialisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi dan Tebus Bersama Tahun 2025, yang secara resmi dibuka oleh Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, pada Kamis, (24/7).

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Takalar menggelar kegiatan ini di Alun-alun Aula Baruga Panrannuangku. Selain mengadakan sosialisasi, panitia juga merangkaikan acara dengan Rembuk Tani yang menghadirkan Bupati Takalar, General Manager Regional IV Pupuk Indonesia Wisnu Ramadani, perwakilan ADPI Sulsel, kelompok tani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan distributor pupuk.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Dalam sambutannya, Bupati Firdaus menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap nasib petani. Ia menyampaikan bahwa untuk mencapai swasembada pangan, pemerintah daerah menargetkan petani bisa melakukan tiga kali panen dalam setahun. Hal ini tentu membutuhkan dukungan distribusi pupuk yang tepat dan tepat waktu.

“Kalau kita ingin hasil panen bagus dan berlimpah, maka kebutuhan pupuk harus dipenuhi dengan baik. Tanaman yang subur berawal dari pemupukan yang cukup dan berkualitas. Pemerintah daerah terus berupaya hadir di tengah-tengah petani, memberikan dukungan agar mereka semakin maju, sejahtera, dan mandiri,” jelas Firdaus.

Sementara itu, General Manager Regional IV Pupuk Indonesia, Wisnu Ramadani, menambahkan bahwa program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam misi swasembada pangan dan kemandirian energi. Ia menyatakan bahwa pada tahun 2025, Indonesia tidak akan lagi mengimpor beras karena para petani lokal sudah mampu memenuhi seluruh kebutuhan dalam negeri melalui hasil produksi mereka.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

“Kabupaten Takalar tentu menjadi bagian penting dalam gerakan swasembada ini. Petani-petani kita harus menjadi tulang punggung kedaulatan pangan nasional,” tegas Wisnu.

Pemerintah mengajak seluruh stakeholder pertanian Takalar bersinergi memastikan distribusi pupuk lancar dan mendukung kemandirian pangan nasional.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *