Makassar – Wali Kota Makassar Munafri “Appi” Arifuddin menegaskan komitmennya membantu warga yang kehilangan rumah akibat tawuran antarwarga di Tallo. Pemkot Makassar pun langsung menyiapkan fasilitasi pembangunan ulang rumah-rumah yang hangus terbakar.
Pemkot Siapkan Pemulihan dan Pembangunan Ulang Rumah Warga
Appi mengatakan pemerintah bergerak cepat memulihkan kehidupan warga yang terdampak konflik antarkelompok pemuda di wilayah utara Makassar. Selain itu, musibah ini menghanguskan 18 rumah dan membuat 21 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Kelurahan Suangga mengalami kerusakan terparah dengan 14 rumah terbakar dan 17 keluarga terdampak. Sementara itu, Kelurahan Lembo mencatat empat rumah yang ludes dan empat keluarga kehilangan hunian.
“Kami tidak hanya menangani kebutuhan harian warga. Sebaliknya, kami memastikan rumah mereka berdiri kembali agar kehidupan mereka pulih dengan cepat,” kata Appi saat menghadiri Pertemuan Kamtibmas di SMKN 5 Makassar, Kamis (20/11/2025).
Ajakan Perkuat Keamanan dan Harmoni di Wilayah Utara
Appi kemudian mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayah utara untuk memperkuat kembali hubungan rukun dan damai. Terlebih lagi, ia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas konflik yang memakan korban jiwa serta menimbulkan kerugian besar akibat pembakaran rumah warga.
“Kita hadir di sini untuk memulihkan kedamaian kota ini. Oleh karena itu, saya mewakili Pemerintah Kota Makassar menyatakan keprihatinan yang mendalam atas konflik yang terus berulang,” ujarnya.
Menurut Appi, konflik tersebut tidak hanya menewaskan satu orang dan menimbulkan kerusakan material. Namun demikian, konflik juga mengganggu tatanan sosial serta nilai kekeluargaan yang sudah lama dibangun warga.
Ia menegaskan pertemuan itu menjadi bukti komitmen pemerintah dan masyarakat untuk bangkit bersama. Selanjutnya, ia menilai kejadian tersebut perlu menjadi ruang evaluasi dan pembelajaran bersama.
“Pertemuan ini menjadi komitmen kita untuk berintrospeksi. Dengan demikian, kita harus memahami akar masalah dan mencegah agar peristiwa seperti ini tidak terulang,” tambahnya.
Sebagai langkah konkret, Appi meminta masyarakat mendukung upaya pemerintah dan aparat keamanan. Salah satunya, ia mendorong masyarakat kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), meningkatkan kewaspadaan, serta memilih dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan.
“Saya mengajak warga menghidupkan kembali Siskamling, mengutamakan dialog, dan menjaga persatuan demi masa depan kota yang lebih baik,” jelasnya.
Appi meyakini masyarakat dapat menyelesaikan persoalan jika bersatu dan saling menggandeng tangan. Pada akhirnya, ia mengajak warga membuktikan kedewasaan dan menempatkan perdamaian sebagai prioritas utama.
“Tidak ada masalah yang tidak dapat kita selesaikan jika kita bersatu. Karena itu, mari tunjukkan bahwa kita adalah masyarakat yang dewasa dan menjunjung tinggi perdamaian,” tutupnya.





Komentar