Close sidebar
Advertisement Advertisement
Kampus Pendidikan Peristiwa

PGSD Dikjas UNM Gabung Penjaskesrek demi Lulusan

Potret ruangan wakil dekan I. Foto: Ibnu Qayyum Abdullah/Ngerti.id

Makassar – Kebijakan penyatuan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani dengan Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi di konfirmasi pihak fakultas. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari regulasi universitas yang sejak Mei lalu serta demi lulusan.

Wakil Dekan I FIKK UNM, Rusli, menjelaskan bahwa surat keputusan penyatuan telah turun dari universitas dan menjadi pedoman pelaksanaan di tingkat fakultas. Ia menegaskan bahwa pihak fakultas hanya melaksanakan kebijakan sesuai struktur organisasi dan tata kerja (OTK) oleh universitas.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

“Surat pada bulan Mei sudah turun ke fakultas, tujuannya untuk ke Dekan, dan kami pelaksana semua regulasi aturan OTK yang di atur oleh universitas,” ujar Rusli, Jumat (17/10/2025).

Rusli menambahkan, secara administratif memang masih berada dalam rumpun Penjaskesrek. Hal tersebut tampak dari sistem penerimaan mahasiswa baru yang menempatkan PGSD Dikjas sebagai konsentrasi dalam Penjaskesrek.

“Pada formulir pendaftaran, yang tertera adalah konsentrasi Penjaskesrek,” tuturnya.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Pihak fakultas juga telah melakukan klarifikasi kepada universitas terkait nomenklatur program studi. Berdasarkan hasil klarifikasi, penamaan PGSD Dikjas sebenarnya merupakan bagian dari program Penjaskesrek dengan konsentrasi Sekolah Dasar.

“Kami sudah klarifikasi ke pihak universitas, penamaannya itu PJKR konsentrasi Sekolah Dasar,” tambah Rusli.

Peluang Lulusan Jadi Pertimbangan Penyatuan

Rusli menegaskan bahwa secara struktural keduanya merupakan satu jurusan dengan nama Penjaskesrek. Ia menilai, penyatuan ini menjadi langkah strategis untuk menyelamatkan masa depan mahasiswa agar ijazah mereka memiliki daya saing yang lebih luas.

Viral Pegawai Bapas Makassar Protes Mobil Digembok Dishub

“Lebih bagus kalau ijazahnya Penjaskesrek karena dapat lebih luas terpakai. Kita mau selamatkan mahasiswa untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih luas,” katanya.

Untuk menjamin kesetaraan kompetensi, fakultas akan menyesuaikan kurikulum PGSD Dikjas agar selaras dengan kurikulum Penjaskesrek. Rusli memastikan bahwa penyatuan kurikulum menjadi prioritas agar tidak menimbulkan kesenjangan akademik.

“Kurikulum mereka harus sama. Akan di jadikan satu antara kurikulum Penjaskesrek dan PGSD,” jelasnya.

Pimpinan fakultas bersama Wakil Rektor I menggelar rapat koordinasi membahas praktik terbaik pengelolaan program studi berkategori kelas khusus. Rapat tersebut juga membicarakan kebijakan akademik yang mendukung kelancaran proses transisi penyatuan.

“Pimpinan fakultas telah melakukan rapat koordinasi penyelenggaraan best practice pengelolaan program studi yang memiliki kelas khusus bersama WR 1,” pungkas Rusli.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *