Maros – Taman Wisata Alam (TWA) Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dipadati pengunjung selama momen libur Idul Adha. Meski tingkat kunjungan meningkat, tarif tiket masuk tetap stabil, yakni Rp30.000 per wisatawan domestik.
“Peningkatan pengunjung cukup signifikan, namun kami tidak menaikkan harga tiket. Untuk turis lokal tetap Rp30 ribu, turis asing dipatok Rp255 ribu,” ujar petugas loket, kepada media.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB libur nasional Idul Adha 1446 H jatuh pada Jumat,(6/6), dan diikuti cuti bersama hingga Senin,(9/6).
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maros, tarif Rp30 ribu untuk wisatawan domestik dan Rp255 ribu untuk wisatawan mancanegara telah diberlakukan sejak 2020.
Pada libur panjang sebelumnya seperti Lebaran 2024, TWA Bantimurung mencatat kunjungan antara 1.800 hingga 8.000 orang per periode libur. Animo serupa terlihat selama momen Idul Adha kali ini.
Pemasukan dari TWA Bantimurung turut menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros, yang pada periode libur panjang sebelumnya mencapai sekitar Rp5 miliar per tahun. <spl>





Komentar